Generasi Muda yang Aktif Kampanyekan Wisata Halal

Nur Apiah (foto: https://bintangbroadcastmedia.com)

MTN, Lampung – Sudah sepatutnya peran anak muda yang sekarang harus aktif dalam mengkampanyekan wisata halal. Rupanya hal tersebut sudah dilakukan oleh pemudi asal Lampung.

Dilansirdari TimesOfIndonesia, pariwisata halal berbasis kenyamanan dan keberlanjutan (Sustainable Tourism) terus digaungkan oleh generasi muda asal Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Salah satu sosok yang giat menyuarakan gagasan tersebut adalah Nur Apiah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung.

Selain disibukkan dengan rutinitas akademik, ia juga aktif berkarier sebagai pembuat konten serta membagikan kegemarannya dalam hal berbicara di depan umum, bernyanyi, menjelajah tempat baru, hingga mengikuti ragam kegiatan sosial.

Dalam hal ini melalui akun media sosial Instagram pribadinya yaitu @nurapiah_33, perempuan berusia 21 tahun ini secara konsisten membagikan rekam jejak inspiratifnya kepada publik.

Lebih lanjut perjalanan Pia sapaan akrabnya di dunia akademik dan pemberdayaan masyarakat diwarnai oleh berbagai pencapaian yang sangat membanggakan.

Saat ini, dia tengah dipercaya menjabat sebagai Humas KKN Nusantara Kelompok 8 Delegasi UIN Raden Intan Lampung, yang melangsungkan pengabdian di Desa Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.

Keaktifannya dalam ajang kecantikan dan bakat muslimah turut mengantarkannya meraih gelar 3th Runner Up Putri Hijabfluencer Lampung 2026 sekaligus dinobatkan sebagai Putri Berbakat Putri Hijabfluencer Lampung 2026.

Tidak berhenti di situ, keaktifannya sebagai pembuat konten edukatif, inspiratif, serta gaya hidup muslimah berjalan beriringan dengan keterlibatannya dalam berbagai aksi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat secara luas.

Kemudian melalui panggung yang ia miliki, anak kedua dari tiga bersaudara ini mengusung advokasi Sustainable Tourism bertajuk Wisata Halal, Jelajah, Lestarikan, dan Menginspirasi.

“Melalui advokasi ini saya bertekad mengenalkan potensi pariwisata halal yang menekankan aspek kebersihan, kenyamanan, keamanan, serta kemudahan dalam beribadah,” katanya, Jumat (24/7/2026).

Pia menegaskan bahwa konsep pariwisata ini bukan hanya ditujukan bagi wisatawan muslim semata, melainkan hadir sebagai bentuk pelayanan berkualitas yang ramah untuk seluruh lapisan masyarakat.

Langkah nyata yang ia jalankan mencakup pembuatan konten promosi destinasi lokal Lampung, pengangkatan nilai budaya dan kearifan lokal, edukasi publik melalui media sosial, kolaborasi lintas pihak, hingga gerakan menjaga kelestarian lingkungan di lokasi wisata.

Dijelaskannya bahwa negara Indonesia khususnya Lampung memiliki kekayaan alam dan budaya melimpah yang menjadi modal utama dalam mengembangkan pariwisata halal ke tingkat dunia.

Namun demikian, Pia menyadari masih terdapat tantangan nyata berupa kekeliruan pemahaman masyarakat yang menganggap wisata halal sebagai konsep eksklusif semata.

Menanggapi fenomena tersebut, Pia menyampaikan pandangannya mengenai esensi pariwisata modern. “Wisata halal sebenarnya lebih menekankan pada standar pelayanan yang nyaman, bersih, aman, serta ramah bagi seluruh pengunjung tanpa terkecuali,” ucap Pia saat menjelaskan visi advokasinya.

Lebih lanjut dia berharap gerakan ini mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap potensi wisata lokal sekaligus memantik semangat generasi muda untuk turut mempromosikan keindahan Nusantara.

Keberhasilan yang diraihnya tidak lepas dari dorongan moral berbagai pihak. Ia menuturkan bahwa doa orang tua, keluarga, teman, dosen, kampus UIN Raden Intan Lampung, serta keluarga besar Putri Hijabfluencer Lampung menjadi fondasi utama dalam setiap langkahnya.

“Mari kita menjadi wisatawan yang bertanggung jawab dengan senantiasa menjaga kebersihan, menghormati budaya lokal, dan memanfaatkan media sosial untuk hal positif,” tutur Pia dengan penuh optimisme.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *