Kurma Park, Destinasi Wisata Halal di Pasuruan

MTN, Pasuruan – Kini di Pasuruan, Jawa Timur, ada destinasi wisata halal terbaru yang bernama Kurma Park. Seperti apa?
Kurma Park adalah destinasi wisata edukasi dan agro di Pasuruan, Jawa Timur, yang menawarkan perkebunan kurma, zaitun, dan tin. Taman ini merupakan pusat edukasi dan hiburan serta taman budidaya kurma pertama di Indonesia, dengan suasana Timur Tengah.
Destinasi wisata Kurma Park beralamatkan di wilayah Karanglo, Sukorejo, Pasuruan, Jawa Timur.
Dilansir dari LenteraToday, setelah memasuki gerbang, pengunjung bisa memilih beberapa alat transportasi yang disewakan. Ada sepeda listrik, andong/dokar hingga mobil safari. Hal ini wajar mengingat luasnya lahan yang bisa dijelajahi sekitar 5,3 Hektar (Ha). Namun bagi yang ingin berjalan kaki, pengunjung bisa mengikuti rute dan penunjuk arah ke wahana-wahana yang ingin di tuju.
“Kurma Park inj mulai dibuat 2016. Di tahun itu pohon kurma masih berukuran kecil, ada yang besar merupakan kurma _dongkelan_ (memindahkan dari lokasi lain). Saat itu saya sedang menjalankan ibadah Haji, terus Bapak saya Alm. H. Moch. Roeslan memberi kabar kalau sedang menanam kurma. Kami kami pun kaget, saat itu belum terfikirkan mau dibuat wisata seperti ini,” ujar pemilik Kurma Park, Hj. Rusti Widayati SE.
Seiring makin banyaknya pohon kurma dan berhasil dibuahkan, pertama kali Kurma Park dibuka untuk umum yaitu 1 Januari 2017. “Awal luas lahan saat pertama dibuka yaitu 3,7 hektar, Kemudian di tahun-tahun berikutnya ada pengembangan terus-menerus menjadi 6,3 hektar saat ini,” jelas Hj. Rusti.
Diceritakan Wida–begitu sapaan akrabnya– sang ayah memiliki ide membuat kebun kurma saat berkunjung ke Thailand. Di sana dilihat kurma bisa tumbuh dan berbuah dengan baik. “Nah cuaca dna kondisi di Thailand dan Indonesia kan tidak berbeda jauh. Akhirnya Bapak mencoba menanamnya. Tentu tidak langsing berhasil, karena banyak hal yang harus disesuaikan terutama kondisi tanah,” terangnya.
Selain lahan yang terus berkembang, nama destinasi inipun diakui mengalami beberapa kali perubahan. Awal pembukaan menggunakan nama ‘Duta Wisata Kebun Kurma’, kemudian adanya pengembangan berubah menjadi ‘Wisata Kebun Kurma’. Dengan fasilitas makin lengkap dan menjadi destinasi wisata halal skala nasional, namanya kini makin dikenal sebagai ‘Kurma Park’.
Berbicara jumlah pengunjung diakuinya ada _season_ tertentu yang membuat Kurma Park kebanjiran pemesanan tempat. “Kami punya paket manasik haji, baik until edukasi anak sekolah maupun untuk latihan grup dari travel haji dan umrah. Habis Ramadan tahun ini misalnya, sudah ada pemesanan untuk beberapa sekolah. Saat momen tersebut, pengunjung kami mencapai ribuan, ” pungkas Hj. Rusti.
