Pengenalan Peran dan Kontribusi MUI di ISEF 2026
MTN, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut membuka booth di ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Apa tujuannya?
Dilansir dari mui.or.id, kehadiran booth MUI di ISEF 2026 adalah menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat peran dan kontribusi MUI, khususnya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Booth dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) berada di Island Booth Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan,
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 sendiri sudah digelar pada 14–18 Oktober 2026.
Setiap pengunjung yang mampir ke booth MUI mendapatkan berbagai buku yang memperkenalkan kiprah dan perjalanan organisasi tersebut.
Salah satunya adalah buku 50 Tahun Perkhidmatan MUI, yang memuat perjalanan pengabdian MUI dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Pemberian buku tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi sekaligus upaya memperluas wawasan pengunjung mengenai sejarah, peran, dan kontribusi MUI dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan ekonomi syariah.
Salah seorang pengunjung, Fahrur Rozi, menyampaikan apresiasinya setelah mendapatkan penjelasan mengenai MUI dan perannya dalam pengembangan ekonomi syariah.
“Terima kasih banyak atas penjelasan mendetailnya terkait MUI dan peran MUI dalam mengembangkan ekonomi syariah. Penjelasan ini menambah wawasan saya mengenai kontribusi MUI dalam mendorong perkembangan ekonomi syariah di Indonesia,” kata Rozi, (18/10/2026).
Partisipasi MUI dalam Island Booth KNEKS juga menjadi bagian dari kolaborasi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat literasi serta inklusi ekonomi dan keuangan syariah.
Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, kehadiran booth MUI diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi mengenai peran ulama dan kelembagaan MUI dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah.

